Semarang, (29/04) STIE Cendekia Karya Utama , menggelar Lokakarya Kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk Akuntansi Dan Manajemen Lokakarya dibuka oleh Ketua Lembaga STIE Cendekia Karya Utama oleh Ketua Yayasan STIE Cendekia Karya Utama , Dosen dan Mahasiswa Kurikulum Berbasis KKNI.

“KKNI yang mengatur kualifikasi kompetensi yang dapat disandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan pengalaman kerja sehingga dapat menciptakan kompetensi yang sesuai dengan standar kompetensi,” kata Dedi Laksmana

Narasumber tersebut memberi referensi dalam pengembangan kurikulum berdasarkan Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 serta perpres nomor 8 tahun 2012 maka dalam perancangan dan pengembangan kemitraan peningkatan kualitas untuk KKNI yaitu penjejangan kualifikasi Kompetensi yang dapat disandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang kerja serta pengalaman dalam kerangka kerja persetujuan kompetensi kerja yang sesuai dengan struktur kerja di berbagai sektor.

“Mengembangkan kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Dikti, yang merumuskan capaian pembelajaran, hingga proses penilaiannya,” sebut Drs.Dirgo Wahyono

Menurutnya, Perubahan paradigma pendidikan itu menyebabkan kurikulum harus di review.

Penyebab utama berkembang pengembangan teknologi dan revolusi industri yang berdampak pada proses belajar mengajar dan memberikan STIE Cendekia Karya Utama beda dari STIE yang lainnya dengan memberikan tambahan sertifikat untuk akuntansi AIA Dan Manajemen ALFI/ILFA agar mahasiswa lulusan STIE Cendekia Karya Utama mendapat Sertifikat pendamping.

Kita harus siap dengan perubahan itu, sehingga diperlukan kompetisi dan keahlian baru dalam menghadapinya , pendidikan diperlukan kesejajaran SDM dan manfaatkan teknologi digital yang berkembang saat ini.Proses tersebut. Proses pengembangan.

 

Leave a Comment